Jumat, 22 Mei 2015

untuk mu



Kamu. Ia kamu

Tersenyum ketika luka namun tak berdarah
Angin membisikkan kebahagiaan tanpa tertawa
Hujanpun menjadi saksi air mata
Dan diampun adalah berbicara tentang kamu
Kamu, ia kamu
Seseorang yang tanpa hati untuk membahagiakanyya
Kamu, ia kamu
Seggumpal darah karena cinta
Dan kamu mengerti sakitnya luka karena duri mawar
Siapkan diri untuk mati adalah kamu
Berharap semuanya berakhir, ia kamu
Aku mengerti dan sangat memahami
Bagaimana hati ku mati karna kamu, ia kamu


Rose
Keramahanmu tipuan untuk hidup mu
Kesopananmu keangkuhan duniamu
Berduri dan menyakitkan adalah kamu
Cantik kata mereka
Indah pula kata dia
Suci baginya
Tetapi
Kenapa berdarah bagiku
Apa karena aku tidak memujinya?
Atau aku menghinyanya?
Selama aku bersamanya
Kata cinta bukanlah indah
Jangan menyentuhnya jika hanya untuk melukainya
Dia indah tetapi begitu menyakitkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar