Kamu.
Ia kamu
Tersenyum
ketika luka namun tak berdarah
Angin
membisikkan kebahagiaan tanpa tertawa
Hujanpun
menjadi saksi air mata
Dan diampun
adalah berbicara tentang kamu
Kamu,
ia kamu
Seseorang
yang tanpa hati untuk membahagiakanyya
Kamu,
ia kamu
Seggumpal
darah karena cinta
Dan kamu
mengerti sakitnya luka karena duri mawar
Siapkan
diri untuk mati adalah kamu
Berharap
semuanya berakhir, ia kamu
Aku mengerti
dan sangat memahami
Bagaimana
hati ku mati karna kamu, ia kamu
Rose
Keramahanmu
tipuan untuk hidup mu
Kesopananmu
keangkuhan duniamu
Berduri
dan menyakitkan adalah kamu
Cantik
kata mereka
Indah
pula kata dia
Suci
baginya
Tetapi
Kenapa
berdarah bagiku
Apa karena
aku tidak memujinya?
Atau
aku menghinyanya?
Selama
aku bersamanya
Kata
cinta bukanlah indah
Jangan
menyentuhnya jika hanya untuk melukainya
Dia indah
tetapi begitu menyakitkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar