Selasa, 30 Juni 2015

cerpen kisah cinta sedih




KUPASTIKAN HATI KU MATI 

            Bila cinta mendatangimu, ikuti dia, walaupun jalannya sulit dan terjal. Ketika  cinta memahkotaimu, ia akan menyalibmu. Cinta membuat mu mengetahui rasa sakit dari kelembutan. Cinta membuatmu berdarah dengan bahagia dan nikmat. Cinta membuat terbangun saat senja saat senja dengan hati bersayap, dan berterima kasih atas hari yang penuh cinta. Cinta memberi kesia – siaan, tetapi mengambil ke sia – siaan juga. Cinta tidak akan memiliki, kecuali bila cinta dimiliki. Karena cinta tidak hanya untuk cinta. Kata Kahlil Gibran.
            Kata-kata ini sungguh indah dan sangat bermakna bagi remaja yang berumur 19 tahun, meskipun aku tidak terlalu mamahaminya tapi sepertinya kata – kata inilah yang mampu menbuat terkesima akan makna cinta untuk saat ini. Bagi seorang mahasiswa yang disibukkan dengan tugas kuliah  yang tidak henti – hentinya membuat ku setres dan terkadang membuat ku berfikir untuk melarikan diri dari semua ini, kehidupan kuliah tidak seindah sinetron ataupun FTV, datang kekampus dapat cowok keren, ngumpul bareng temen, shopping, clubbing lah.
Dalam kehidupan kampusku tidak pernah ada kehidupan seindah FTV ataupun sinetron, apalagi drama korea yang saat ini sedang popular dalam kehidupan remaja, bahkan sepertinya 9 dari 10 remaja cewek menginginkan cowok seromantis dalam drama korea, meskipun pada dasarnya tidak pernah ada. Yang biasa terjadi di kehidupan kampusku itu adalah banyaknya mahasiswa yang stress karena tugas kuliah dan bahkan banyak yang melarikan diri dari itu semua, dengan cara berhentilah, cutilah, menikahlah apalah apalah.
Kehidupanku mungkin sama dengan mahasiswa lainnya yang sering nitip absen ketika malas untuk kekampus, tetapi ketika ada yang ingin kulihat dikampus atau ada yang memberi semangat untuk kekampus maka aku akan bangun pagi untuk kekampus, aku adalah mahasiswi yang cuek dan sedikit bergaul karena sifatku yang acuh tak acuh terhadap orang lain. Namun kehidupan kampusku berubah ketika aku bertemu dengan Tama, seorang cowok yang manis, pertemuan yang tidak sengaja dalam acara HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Study)  saat itu, dan kami makin akrab karena saling membantu, dan dia sering menemaniku mengerjakan tugas yang mata kuliah kita sama , meskipun jurusannya berbeda dengan ku. Kehidupanku 180 derajat berubah dibuat olehnya, aku mulai aktif dikampus, mulai bergaul, dan mencoba untuk memahami orang lain, aku mulai nyaman dengannya dan bahkan aku menyukainya lebih dari seorang kakak buat ku.
Namun, pada suatu hari dia menunjukkanku foto seorang cewek di HPnya, ternyata cewek itu adalah pacarnya, aku tidak mengerti kenapa aku begitu sakit hati ketika mendengar itu, dan bahkan pada suatu malam dalam rapat HMPS dia membawa cewek itu, malam itu aku tidak mampu menahan rasa cemburuku dan langsung pulang, ternyata bener bahwa cewek tiu mampu menyembunyikan masalah dan rasa sakitnya tetapi cewek itu tidak mampu menyembunyikan rasa cemburunya ketika melihat orang yang dia sayang bersama cewek lain, malam itu dia terus meminta maaf kepadaku dan aku memaafkannya, tetapi tidak sepenuhnya percaya terhadapnya.
Namaku adalah mawar, umur ku 19 tahun, aku adalah seorang mahasiswi semester 4. Tama seorang cowok yang bagaikan malaikat buatku, kebaikannya dan pengertiaannya membuatku tidak mampu untuk marah padanya. Selama 2 tahun aku memendam rasa terhadapnya, rasa tanpa pengharapan, rasa tanpa tahu kapan semua ini akan berakhir. Terkadang disela kesibukkan ku, aku selalu teringat dan bahkan sangat merindukannya, seberapa dia mempermainkan perasaan ku, seberapa dia menghancurkan hati ku, kusempatkan hanya untuk mengetahui bagimana kabarnya, aku pernah berkata kepadanya “katakan padaku bagaimana cara mengatasi perasaan ini?” dia hanya tersenyum dan memagang tenganku dengan eratnya. Aku mungkin sadar kehadiranku hanya akan jadi pelampiasan kekosongan selagi dia tidak bersama pacarnya, aku mengenalnya dan juga mengetahui pacarnya, namun semakin aku merasa ini adalah akhir dari perasaan ku semakin aku terjatuh dan lebih dalam lagi. Tiga malam berturut – turut aku memimpikannya, aku sendiri bingung kenapa ak memimpikannya, apa karena aku terlalu rindu atau bahkan ada yang terjadi dengannya?. Ketika ku dikampus aku selalu menoleh ketempat dia biasa bermain gitar, ataupun melihat keparkiran tempat dia biasa memarkirkan motornya, semua itu kulakukan hanya untuk memastikan apakah dia baik – baik saja atau tidak, ketika dia baik – baik saja aku akan tenang, tetapi ketika tidak aku hanya bisa berdo’a, semoga dia baik – baik saja. Hubungan ku 1 tahun yang lalu sangat lancar dengannya tetapi karena dia meminta ku untuk menjauh darinya maka aku melakukannya meskipun rasanya hatiku lebih dari kata hancur, semalaman aku menangis karena itu, karena dia adalah cowok yang pertama kali membuat ku menagis.
Malam ini ketika aku dikampus karena rapat sebuah HMPS dia mengahapiriku dan menarik tanganku, kemudian membawaku ku ketangga, dia berkata “jangan pernah menyerah untuk berharap, teruslah berjuang, dan jangan berhenti untuk mencintaiku” tanpa berfikir panjang aku melepaskan tengannya dan berkata “maaf, aku lelah”.
“tidak. Tetaplah mencintaiku, jangan berhenti aku mohon”
“jangan katakan itu lagi padaku, cukup. Aku melepasmu dan pergi sehingga aku bisa mencintaimu sendiri”
Dia menarikku dan memelukku. “maafkan aku”
“malam ini kupastikan hatiku mati untuk mu”
            Malam ini menjadi saksi baimana aku tidak mampu untuk berbuat apa - apa, bahkan hanya untuk melepaskan diri dari pelukan itu aku tidak sanggup, hanya air mata yang terus mengalir dan membasahi pundaknya, aku menangis bukan karena kehilangan tetapi karena betapa bodohnya aku selama ini. Cukup lama dia memelukku dan kemudian mengantarku ku pulang, malam itu bagaikan mimpi yang nyata buat ku, diam adalah seribu kata, yang terbayang dalam benakku adalah bagimana aku akan memulai hari besok dengan senyum setelah malam ini. Begitu banyak kata penyesalan yang muncul dalam benakku, namun itu semua adalah penyesalan yang tidak berarti dan pada akhirnya aku sadar, kenapa aku harus menangis hanya untuk ini?, aku bukan lagi remaja yang berumur 17 tahun yang dalam masa pubertas. Aku berjanji mulai dari malam ini. Hidup yang baru dan melupakan kenangan itu semuanya, aku akan melupakan jika aku pernah mengenal Tama. Aku mawar tidak akan pernah melakukan kesalahan untuk kedua kalinya. Aku akan kembali menjadi mawar yang cuek, mawar yang selalu ceria, mawar yang selalu terbaik, dan mawar yang acuh tak acuh terhadap orang lain. Karena mawar adalah bunga yang cantik tetapi berduri, dan ketika kamu terkena durinya itu akan sangat sakit dan menimbulkan luka yang akan tetap berbekas.
                                                                                                                                    BY: R


Aku mencintai mu
Setulus hatiku menerima sakit karenamu
Aku menyayangimu
Seikhlas hidupku menerima luka sebabmu
Dan akhirnya…..
Aku lelah
Aku menyerah
Jangan katakan CINTA lagi
Jangan ucapkan SAYANG lagi
Aku tahu…..
Tunduknya tatapanku karena lemahku
Jatuhnya air mata ku karena bodohku
Hati ini bersaksi, mati karenamu
Kupastikan malam ini hatiku mati untukmu
BY: R